Haruskah saya berhenti?

Di bisnis online, khususnya toko online/ecommerce, barrier to entry-nya kecil.
Artinya, siapa saja yang mau bisa “masuk” ke dalamnya.

Bisakah saya bertahan?

Setiap hari puluhan bahkan ratusan bisnis online baru bermunculan.
Orang hanya perlu memposting produknya di medsos atau marketplace, gratis…maka dia sudah masuk ke dalam “belantara” industri bisnis online.

Anda tidak membutuhkan modal sebesar bisnis lokal yang harus menyewa ruko, mendekor toko, dan membeli barang-barang fisik lainnya.
Meskipun begitu Anda tetap perlu modal untuk…belanja produk, mendaftar kursus, atau membayar iklan.

Tapi secara garis besar, untuk memulai bisnis online bisa dikatakan lebih mudah dan lebih murah dibanding bisnis konvensional.

Sayangnya, kemudahan untuk masuk ke bisnis online ini membuat Anda…gampang menyerah dan berpindah ke bisnis yang lain.

Apalagi ketika Anda tidak menghasilkan penjualan selama…seminggu, dua minggu…atau sebulan.
Anda akan merasa bisnis online yang Anda jalani tidak prospektif.

Dan Anda akan melihat orang lain, teman Anda atau mastah-mastah memposting foto-foto paket produknya yang dikirim, lalu Anda baper…dan tergiur untuk ikut mencoba jualan produk yang sama.
Begitu terus siklusnya…sampai Anda gagal lagi, lalu berganti bisnis…lagi dan lagi.

Itu dulu juga yang saya alami…berkali-kali.
Tapi saya sudah tobat…dan meyakinkan diri saya bahwa…

  • kesuksesan yang terlihat di orang lain…kenyataannya bisa jadi tidak sama seperti yang terlihat
  • keberhasilan yang tampak, hanyalah sepucuk kecil gunung es. Kita tidak melihat bagian lebih besar di bawahnya berupa kesusahaan, kerja keras, putus asa yang dialami sebelumnya.
  • mudah bergonta-ganti bisnis adalah bentuk ketidaksyukuran terhadap sesuatu yang sudah diamanahkan Tuhan

MENJAGA SEMANGAT

Saya sering dapat email dari subscriber newsletter seperti ini:

“mas, gimana tipsnya supaya bisa terus konsisten menjaga semangat”.

 

Yang pertama, Anda harus ingat ini: Anda tidak membutuhkan motivator.
Karena motivasi terbesar, lahirnya dari dalam diri sendiri.

Anda hanya harus menemukan alasan sangat kuat dan mendasar dari apa yang Anda kerjakan saat ini.

KETIKA WHY BEGITU BESAR, MAKA HOW BISA MENJADI BEGITU KECIL.

 

Yang kedua, Anda tidak mungkin memiliki semangat yang stabil setiap hari.
Bahkan world-class performer sekalipun, pasti akan mengalami titik jenuh. Bedanya, mereka tidak berhenti.

Ada sebuah kisah menarik tentang seorang anak muda Palestine usia 25 tahun lulusan Harvard.

Suatu hari ia merasa frustasi dengan hidup dan pekerjaannya.
Lalu ia membeli sebuah kamera video, dan bertekad membuat 1 video berdurasi 1 menit setiap hari.

Di saat semua orang mengupload videonya di Youtube, ia justru memposting di Facebook Page-nya yang memiliki…0 followers & likers.

694 hari kemudian (yaitu hari ini), ia akhirnya memiliki:

  • 694+ video
  • 3,5 juta liker dan 5,2 juta follower
  • toko online yang menjual t-shirt (dengan desain sama seperti t-shirt yang ia gunakan setiap hari di videonya)
  • perusahaan video agency

Mungkin Anda kurang familiar dengan nama anak muda ini: Nuseir Yassin.
Tapi kalau Anda aktif di Facebook, mungkin Anda sudah kenal dengan: Nas Daily.

Di video yang ke 690, Nas membuat video spesial (hampir 4 menit) berjudul ‘Should You Quit?’.
Di situ Nas menceritakan ulang perjuangannya memulai…depresi karena belum menghasilkan…sampai capaiannya saat ini.

Dimanapun posisi Anda saat ini, apakah baru mau memulai…putus asa karena usaha yang Anda lakukan tidak membuahkan hasil…atau mungkin Anda sudah sukses seperti Nuseir Yassin, saya sarankan Anda untuk nonton videonya.

Lihat videonya di Facebook.

Penutup

Hati manusia berada dalam genggaman Tuhan…yang maha membolak-balikkan hati.
Maka adalah normal kalau kadang Anda mengalami puncak semangat yang tinggi, dan kadang Anda berada di titik paling rendah sekali.

Selain itu, Anda akan selalu dibisiki oleh setan untuk khawatir, ragu, takut, dsb…yang membuat Anda tidak bergerak dan beramal.
Memang tugasnya setan adalah menggoda manusia. Sementara tugasnya Anda adalah melawannya.

Yang bisa Anda lakukan hanyalah beramal lalu berdoa minta perlindungan kepada Tuhan.

Selamat berkarya dan JANGAN BERHENTI!